Template by:
Free Blog Templates

Minggu, 24 Januari 2010

Kelompok Ternak Sapi

KELOMPOK TANI KABELOA MANDIRI
          Kelompok Tani  Kabeloa Mandiri adalah merupakan Kelompok yang dibentuk oleh masyarakat Desa Pewunu, khususnya bertempat tinggal dan memiliki atau mengolah tanah sawah/kebun di wilayah dusun I Balaroa. Berdirinya Kelompok Tani ini dimaksudkan untuk menghimpun dan menyalurkan saran dan apirasi masyarakat petani serta, menampung berbagai keluhan masyarakat, khususnya anggota kelompok, serta merupakan suatu wadah untuk menyampaikan keluhan serta kebutuhan masyakarat khususnya anggota kelompok kepada pihak Pemerintah maupun Lembaga-lembaga swasta yang terkait.
           Sejak berdirinya Kelompok Tani Kabeloa Mandiri pada tahun 2008, telah menerima bantuan melalui Pemerintah Kabupaten Donggala dalam bentuk dana untuk membuatan Rumah Percontohan Pembuat Pupuk Organik ( RP3O ).
           Anggota Kelompok Tani Kabeloa Mandiri diantaranya ada yang bergabung pada kelompok lain yaitu Kelompok Ternak Sapi. Kelompok ini dibentuk sebagai respon masyarakat terhadap program Pemerintah melalui Program Pengembangan Kawasan Produksi Daerah Tertinggal (P2KP-DT). Bantuan yang diterima kelompok ini berupa Bibit Sapi untuk dikembangbiakan. Di desa Pewunu pada tahun 2008 terdapat 4 kelompok peternak sapi penerima bantuan tersebut dengan jumlah sapi 80 ekor betina dan 8 ekor jantan untuk 4 kelompok, dan setiap kelompok peternak terdiri dari 10 orang.
          Pada tahun 2010 pada lokasi peternakan telah dibuka jalan usaha tani melalui PPWP . Selain jalan juga melalui program tersebut dibuka pula lahan untuk HMT sekitar 4 Ha. Selain itu juga mendapat bantuan penanaman rumput gajah untuk 4 Ha melalui Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sigi. Dan pada tahun 2010 juga dibentuk lagi 3 kelompok peternak sapi sebagasi penerima bantuan melalui program P2KP-DT dengan jumlah bantuan 60 ekor bibit sapi berina dan 6 ekor sapi jantan. Kelompok penerima tersebut berjumlah 30 orang, masing-masing satu kelompok berjumlah 10 rang. Dan diantara anggota kelompok tersebut juga terdapat anggota merangkap sebagai anggota Kelompok Tani Kabeloa Mandiri.
       


LOKASI PENGEMBANGAN TERNAK

         Kelompok Tani Kabeloa Mandiri adalah kelompok tani dalam lingkungan dusun I Balaroa Desa Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Selain mengolah tanah pertanian (kebun/sawah), baik sebagai pemilik lahan maupun penggarap, juga merangkap kegiatan sebagai peternak sapi maupun kambing. Untuk mengembangkan ternak, para petani/peternak pada umumnya memandfaatkan areal/lokasi diwilayah dusun I Balaroa Desa Pewunu.
          Pada umumnya lokasi untuk pengembangan ternak tersebut, salain yang sudah diolah dan ditanami rumput gajah, juga masih terdapat cukup luas lahan yang belum terolah. Selain merupakan lokasi pelepasan ternak, juga karena lahan tersebut merupakan lahan kering yang hanya bias dimanfaatkan untuk ditanami pada musim hujan saja.
          Minat petani/peternak  untuk mengembangkan hewan ternak sangatlah besar. Hal ini dibuktikan dengan populasi hewan ternak. Selain sapi bantuan Pemerintah melalui P2KP-DT sejumlah 88 ekor tahun 2008 dan 66 ekor untuk tahun 2010, masyarakat dusun I Balaroa Desa Pewunu sebelum terbentuknya kelompok-kelompok ternak, sudah mempunyai sekitar 200 ekor sapi. Selain dipelihara untuk dikembangbiakan, juga digunakan sebagai alat untuk membajak sawan dan alat untuk menarik gerobak mengangkut hasil pertanian.
          Kelompok peternak sapi khususnya yang tergabung dalam Kelompok Tani Kabeloa Mandiri mempunyai perhatian khusus untuk usaha mengembangkan  hewan ternak. Karena keberadaan hewan ternak tersebut diharapkan dapat membantu perekonomian masyaraskat, khususnya masyarakat yang terlibat dalam kelompok penerima bantuan ternak. Pemeliharaan dengan cara trampil, penanaman hijauan makanan ternak dengan memanfaatkan limbah (kotoran sapi) sebagai pupuk organik, serta menggunakan biogas untuk kepentingan memasak, tentulah sangat membantu  perekonomian masyarakat, khususnya dilingkungan dusun I Balaroa Desa Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi.






KENDALA YANG DIHADAPI DAN SOLUSINYA

          Untuk mengembangkan hijauan makanan ternak (HMT),rumput gajah dan lain sebagainya, maka lokasi  penanaman terlebih dahulu dibuatkan pagar keliling dengan memanfaatkan tiang pagar hidup dan menggunakan kawat duri. Cara ini dimaksudkan untuk melindungi tanaman dari gangguan hewan ternak. Penanaman HMT selalu dilaksakan pada musim hujan serta dibantu penyiraman dengan menggunakan mesin pompa air sumur dangkal.
          Musim panas (kemarau) sangatlah berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman HMT. Selain tanaman tumbuh kerdil, juga diantaranya ada yang mati karena kekeringan. Lokasi berbatuan serta diikuti musim panas berkepanjangan sangat mempengaruhi pengadaan makanan ternak, sehingga mengakibatkan hewan ternak kurus karena kekurangan penyediaan makanan. Selain itu akibat musim panas juga mengurangi pengadaan air untuk minum hewan ternak.          
          Diantara berbagai masalah  yang dihadapi oleh kelompok peternak, maka yang sangat mendesak adalah menyediaan air minum hewan ternak dan kebutuhan air untuk menyiram tanakan hijauan makanan ternak (HMT). Inilah yang mendorong usaha kelompok untuk menempu jalan mencari solusinya. Dan langkah yang ditempuh adalah  dengan membuat proposal ini untuk diajukan kepada Pemerintah melalui Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sigi.
          Kebutuhan yang sangat mendesak, oleh kelompok peternak memprioritaskan perhatian dan usaha untuk pengadaan Bak Penampung Air untuk kepentingan minum hewan ternak dan untuk menyiram tanaman hijauan makanan ternak (HMT).  Bak penampung air yang dimaksud adalah dibangun secara permanen dengan menggunakan konstruksi yang bisa bertahan untuk digunakan menampung persediaan air dalam jumlah besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

1

1